Rabu, 25 April 2012

Ini Resensi Baru

Sudah beberapa hari ini saya tidak menulis resensi buku, karena kesibukan di bisnis internet. Mudah-mudahan besok bisa lebih mengatur waktu lagi.

Rabu, 07 Maret 2012

Jadi Selebriti Lewat E-book

No. 22
Judul Buku :
Succes with Ebook
Penulis :
Bob Julius Onggo
Penerbit :
Progressio
Cetakan :
II, Februari 2007
Tebal :
xii, 88 halaman

Banyak sekali orang yang kreatif menulis, namun merasa takut jika penerbit menolak tulisannya. Padahal, tulisannya luar biasa bagus. Sejumlah orang juga sering cepat menyerah dan putus asa saat satu atau dua tulisan pertamanya ditolak penerbit, sehingga kreativitas mereka untuk menulis pun menjadi terhambat oleh sikap mereka sendiri.

Jika anda termasuk salah seorang di antara mereka, kini anda bisa membebaskan diri dari ketakutan tersebut. Pasalnya, anda bisa menjadi penerbit untuk buku yang anda tulis sendiri. Beragam keuntungan pun bisa anda dapatkan dengan cara ini, dari mulai penghasilan yang menggiurkan hingga prestise luar biasa karena BRAND anda tersebar dan terangkat tanpa batas.

Ya, buku yang menjelaskan bagaimana menerbitkan tulisan sendiri dalam versi elektronik/digital, atau dikenal sebagai e-book ini, mengajak anda menjadi jutawan baru dengan kendali bisnis di tangan anda sendiri. E-book adalah jalan termudah dan (bahkan) "tanpa bujet" untuk memperoleh kekayaan sekaligus memiliki personal branding yang mantap.

Menulis e-book saat ini juga semakin digemari oleh para pelaku bisnis di internet. Karena e-book adalah produk yang mudah dibuat dan dipasarkan, tanpa membutuhkan biaya cetak, sebagaimana halnya buku fisik. Melalui e-book, setiap orang bisa menulis apa pun, seperti : hobi, pengalaman hidup, informasi bisnis, kiat hidup sehat, dan beragam informasi lain yang bisa kita temukan di Internet.

Buku berjudul Success with Ebook ini berisi tujuh bab, dari mulai Cara Ebook Membangun Trust Bisnis, sampai Kemana Menjual Ebook? Menurut Bob Julius Onggo - penulis buku ini, ada 8 keuntungan yang bisa kita raih dengan menulis, menerbitkan dan mempublikasikan ebook.

1. Fleksibilitas. Ebook memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk dapat memiliki perpustakaan berjalan dan dapat dibawa kemana saja, entah di taruh di dalam flash disk, laptop atau PDA.

2. Fungsi. Fungsi ebook bergantung pada program pembuatnya dan jenis dokumen elektronik yang anda buat, yang dengan program tersebut anda dapat mencari, melengkapi keterangan, mengubah ukuran, menggarisbawahi teks, memperbesar ukuran huruf, menandai (bookmark), menggunakan link-link dan mencetaknya.

3. Kemudahan. Ebook memudahkan anda mengais informasi apa pun secara online, apa saja yang benar-benar anda inginkan; membeli, men-download dan membaca hanya dalam beberapa menit saja.

4. Harga. Memasarkan ebook secara massal, umumnya menjadikan harganya lebih murah dibandingkan dalam versi cetak, apalagi jika dihitung juga biaya pengirimannya.

5. Ruang. Dengan ebook, anda akan memiliki lebih banyak kapasitas ruang di dalam hard disk komputer anda karena seluruh ensiklopedia dapat anda simpan, misalnya, hanya dalam satu atau dua keping CD saja.

6. Ketersediaan. Buku-buku yang kurang diminati tidak perlu dicetak karena hanya akan memenuhi rak gudang penyimpanan. Hal tersebut berbeda dengan ebook yang formatnya dalam bentuk elektronik atau digital, bukan cetak. Buku yang kurang laku pun dapat 'dicetak' ke dalam format ebook dengan cepat dan efisien dalam segi biaya.

7. Mudah memublikasikannya. Memublikasikan ebook akan sangat efisien dan hemat bagi para penulis sendiri. Selain itu, hal tersebut mampu meningkatkan kuantitas maupun variasi informasi untuk salah satu industri secara fokus yang digemari oleh ceruk pasar tertentu.

8. Konversi. Artinya, melalui ebook, anda membantu melestarikan alam, pohon-pohon (bahan baku kertas) dan juga mengurangi polusi akibat proses manufaktur.

Penulis buku ini, Bob Julius Onggo, adalah spesialis online persuasive copywriting untuk e-mail dan web content,search advertising, branding and promoting the business/products through website; Chairman dan CEO rental peralatan rapat dan presentasi (www.daxell.com;www.presentationsupport.com); peraih Search Engine Marketing Certified; pemilik Internet Cafe Bobon di Kota Bogor, juga menulis di beberapa majalah cetak atau/dan online dalam bidang ekonomi, bisnis dan pemasaran.

Dari segi format dan tampilan serta perwajahan, buku ini cukup menarik dan disajikan dengan bahasa yang mudah dicerna. Nah, kini saatnya merintis diri menjadi "selebriti", dengan menulis ebook! @

Sabtu, 04 Februari 2012

Meluruskan Pemahaman tentang Ilmu Hikmah

No. 21

Judul buku :
Ilmu Hikmah, Antara Karamah dan Kedok Perdukunan
Penulis :
Perdana Akhmad
Penerbit :
Qurani Press
Cetakan :
I, 2008
Tebal :
xi, 2000

Al-Hikmah, menurut kamus bahasa Arab, mempunyai banyak arti. Di antaranya; kebijaksanaan, pendapat atau pikiran yang bagus, pengetahuan, filsafat, kenabian, keadilan, peribahasa (kata-kata bijak) dan al-Qur'anul Karim. (Kamus al-Munawwir:287).

Sedangkan Imam al-Jurjani dalam salah satu kitabnya, memberikan makna al-Hikmah secara bahasa artinya ilmu yang disertai amal (perbuatan). Atau perkataan yang logis dan bersih dari kesia-siaan. Orang yang ahli ilmu Hikmah disebut al-Hakim, bentuk jamaknya adalah al-Hukama'. Yaitu orang-orang yang perkataan dan perbuatannya sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. (Kitab at-Ta'rifat oleh Al-Jurjani:96-97).

Itulah kurang lebih pengertian ilmu Hikmah yang sebenarnya.

Namun, di masyarkat kita - orang yang diyakini memiliki ilmu Hikmah adalah mereka yang dianggap memiliki kesaktian, kedigdayaan, kebal senjata tajam, bisa menerawang, mengobati jarak jauh dan keanehan-keanehan lain yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dengan 'lelaku' yang berat dan melelahkan.

Buku berjudul"Ilmu Hikmah, Antara Karamah dan Kedok Perdukunan" yang ditulis oleh Perdana Akhmad ini mencoba meluruskan pengertian ilmu Hikmah yang selama ini berkembang di masyarakat itu.

Beliau mengungkapkan; bahwa ternyata banyak sekali praktek-praktek perdukunan yang marak saat ini menggunakan kata 'ilmu Hikmah', padahal sebetulnya tidak sesuai dengan yang dimaksud oleh para ulama terdahulu yang shalih dan lurus aqidahnya.

Mereka mencampurkan antara amal-amal syirik dengan kedok perdukunan dan menyandarkannya kepada nama ilmu Hikmah. Sehingga masyarakat bingung dan terkecoh karena penampilan mereka yang meyakinkan.@

Minggu, 22 Januari 2012

Nubuwwat Kehancuran Negara Israel

No. 20
Judul buku :
Kehancuran Israel di Tahun 2022, Berdasarkan Al Qur'an dan Analisa Matematis
Penulis :
Dr. Bassam Nahad Jarrar
Penerbit :
Al-I'tisham Cahaya Umat
Cetakan :
I, November 2000
Tebal :
xiv, 95 halaman

Israel adalah negara Zionis Yahudi yang berdiri di atas tanah Palestina sejak tahun 1948. Sejak itulah, kaum muslimin di Palestina mengalami penderitaan. Mereka diusir, diblokade, dikucilkan dan dibiarkan hidup dalam kesengsaraan, bahkan tak segan-segan mereka dibunuh dengan sadis oleh bangsa yang dilaknat oleh Allah SWT itu.

Hari demi hari pun menjadi suram bagi bangsa Palestina setelah kedatangan para imigran kaum Yahudi dari berbagai negara. Sehingga memunculkan perjuangan kaum muslimin Palestina untuk melakukan perlawanan. Sudah tak terhitung lagi, berapa para syuhada, baik dari kalangan pemuda, orang-orang tua, ibu-ibu, bahkan anak-anak kecil yang telah gugur membela tanah air mereka karena dijajah oleh kaum Zionis Yahudi.

Tapi, Allah tidak membiarkan kezhaliman mereka ini terus berlangsung. Karena kelak, insya Allah dengan pertologan-Nya, bangsa Zionis Israel itu akan dihancurkan. Dan itulah yang dikaji dalam buku karya Dr. Bassam Nahad Jarrar, yang berjudul : "Zawaal Israail, 2022 Miladiah, Nubuwwah Qur'aniyyah Am Shadaf Roqmiyyah", yang diterjemahkan oleh penerbit Al-I'tisham menjadi : "Kehancuran Israel di Tahun 2022, Berdasarkan Al-Qur'an dan Analisa Matematis".

Buku ini menjadi menarik untuk dibaca, karena angka 2022 Masehi yang ditulis dalam judulnya. Mengapa penulis,- Dr. Bassam Nahad Jarrar, seorang pejuang Palestina yang dideportasi oleh Zionis Israel ke Marajuz Zuhur, Selatan Lebanon ini-, bisa "memastikan" tahun tersebut?

Jawabannya, akan kita temukan melalui uraian dalam buku ini yang ditulis oleh beliau dengan dalil dari Al-Qur'an dan hitung-hitungan matematis yang memang telah dikenal oleh masyarakat Arab sejak zaman dulu. Meskipun berita kehancuran adalah perkara gaib, tetapi Allah memberikan beberapa tanda yang bisa dibaca oleh hamba-Nya yang beriman dan diberi ilmu tentangnya. Demikianlah keyakinan penulis.

Buku ini terdiri dari dua fasal. Pertama, tentang tafsir nubuwwat Qur'aniyyah (pengkabaran, masa depan menurut al-Qur'an) yang terdapat di dalam surat al-Isra' dan ada kaitannya dengan peristiwa kebinasaan rezim Zionis Israel dari bumi suci yang diberkahi. Pasal kedua, tentang ta'wil matematis terhadap nubuwwat (pengkabaran) tersebut yang ternyata cocok dengan uraian tafsir dalam pasal pertama. Artinya, secara matematis, kebenarannya dapat dibuktikan. Ini sebenarnya adalah sebuah pendekatan baru yang diharapkan bisa menjadi pembuka kepada jalan kebaikan yang lebih banyak lagi.

Dengan membaca buku ini, bukan berarti kita 'berpangku tangan' menunggu kehancuran musuh Allah, kaum Zionis Israel, tapi bagaimana kita bisa ikut serta dalam perjuangan menegakkan agama Allah yang telah dinodai oleh kaum yang disebut al-Maghdhub 'alaihim (dimurkai atas mereka) dalam surat Al-Fatihah itu. @

Minggu, 25 Desember 2011

Menjadi Jurnalis Muslim

No. 19
Judul buku :
Jurnalistik Islami, Panduan Praktis bagi Para Aktivis Muslim
Penulis :
Ahmad Y. Samantho
Penerbit :
Harakah
Cetakan :
I, Mei 2002
Tebal :
217 halaman

Dalam sejarah, umat Islam telah giat dan banyak mempelajari warisan kemajuan peradaban umat manusia dari zaman-zaman lampau, seperti dari Babilonia, Mesir, Yunani-Romawi, India dan China. Ilmu pengetahuan, teknologi dan berbagai informasi yang mereka pelajari dari peradaban bangsa-bangsa asing dari zaman lampau itu mereka kaji, teliti dan kembangkan sedemikian rupa, sehingga bangsa Arab dan Persia Muslim akhirnya dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan peradaban baru Islam yang lengkap dan menyeluruh. Bahkan menjadi pemimpin peradaban dunia selama 7 abad lebih, dari abad ke-7 sampai abad ke-14 Masehi.

Apa rahasianya, sehingga mereka mampu menjadi pemimpin peradaban? Salah satu kunci terpenting adalah mereka menghidupkan tradisi baca-tulis. Tradisi yang memang dianjurkan dalam Al-Qur'an dalam perintah Iqra! di surat al-Alaq.

Sejak umat manusia menemukan cara untuk merekam ingatan peristiwa, pikiran dan gagasan, perasaan, informasi, pengamatan dan lain-lain - dalam bentuk tulisan, maka berkembanglah ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang direkam, dikembangkan dan disebarluaskan oleh para tokoh cendekiawan dan ilmuwan dalam masyarakatnya, kemudian mewarnai tatanan sosial,politik, agama (sistem kepercayaan), moral dan budaya, serta perekonomian. Sampai pada puncaknya semua itu membentuk peradaban-peradaban umat manusia sebagaimana tercatat dalam sejarah.

Dari generasi ke generasi, warisan peradaban umat manusia diwariskan melalui proses pembelajaran, pengkajian, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya. Sebagian besar proses belajar manusia ini terbantu dengan adanya media cetak yang memuat tulisan-tulisan para pemikir, intelektual, cendekiawan, sastrawan, budayawan dan ulama-ulama terdahulu.

Aktivitas merekam peristiwa serta menampilkannya ke media untuk bisa dinikmati oleh orang lain inilah yang kemudian kita kenal sebagai jurnalistik. Pekerjaan atau profesi jurnalistik menghasilkan beberapa karya tulis jurnalistik yang bisa dimuat khususnya di media cetak atau elektronik (TV, Radio), seperti :

- berita (news)
- liputasn (reportase)
- tulisan lepas (feature)
- wawancara (interview)
- artikel opini
- profil tokoh (biografi ringkas)
- resensi buku
- resensi film
- resensi kaset
- tulisan persuasi iklan (advertorial)
- iklan

Buku berjulul "Jurnalisti Islami, Panduan Praktis bagi Para Aktivis Muslim", karya Ahmad Y. Samantho ini, memuat cukup lengkap tuntunan untuk para calon jurnalis muslim. Hampir sebagian besar materi yang dikumpulkan sejak tahun 1999 ini adalah kompilasi (kumpulan) bahan-bahan pelajaran ekstrakurikuler Jurnalistik Islami dan Bahasa Indoneis yang diajarkannya kepada murid-murid di SLTP Internat al-Kautsar, Parungkuda, Sukabumi.

Dilatarbelakangi oleh pemikiran dan permasalahan kelemahan membaca dan menulis para pelajar kita, dan budah baca-tulis sebagai tonggak sejarah peradaban umat manusia, penulis mencoba mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut yang disajikan melalui buku yang terdiri dari 9 bab ini.

Melalui 9 bab ini, penulis menjabarkan dengan cukup lengkap ilmu jurnalistik yang harus menjadi bekal awal seorang jurnalis muslim. Dari mulai pengantar jurnalistik, budaya membaca-menulis dan dunia perbukuan, jurnalistik sebagai praktik komunikasi massa,perang pemikiran dan budaya melalui media massa, serta penguasaan kantor-kantor berita dunia yang menjadi sumber berita dunia oleh Zionis Yahudi.@

Senin, 19 Desember 2011

Kemusyrikan Mengundang Kemurkaan Allah

No. 18
Judul Buku :
Membongkar Kesesatan Perilaku Syirik Masyarakat Indonesia
Penulis :
Perdana Akhmad
Penerbit :
Quranic Media Pustaka
Cetakan :
I, Mei 2005
Tebal :
119 halaman

Ada sebagain masyarakat muslim Indonesia saat ini yang masih mempraktikkan perdukunan, ritual-ritual bid'ah seperti meditasi, merapal mantra, ziarah kubur keramat,mantra kesaktian, puasa mutih, melarung sesajen dan sebagainya. Padahal semua amalan itu sebenarnya tidak diajarkan oleh agama Islam. Meski kelihatannya dikemas dalam sebuah acara keislaman, tapi sesungguhnya tidak diajarkan oleh syari'at Islam, bahkan menjurus kepada perbuatan syirik.

Buku ini mencoba menyoroti masalah perilaku syirik yang dilakukan oleh sebagian masyarakat muslim Indonesia yang masih belum memahami perbedaan antara tauhid yang sesungguhnya dengan syirik yang dikemas dalam bentuk acara ritual atau budaya.Tentu saja sangat membahayakan bagi pelakunya, karena Allah SWT tidak mengampuni dosa syirik, dan di akhirat kelak termasuk orang-orang yang rugi karena mendapat siksa di dalam neraka, na'udzubillah min dzalik.